Gawat darurat medis? Jangan menunggu jawaban online. Hubungi 119 atau 112, atau datangi IGD terdekat.

Pertanyaan kesehatan, dijawab dari artikel yang sudah diperiksa tenaga medis.

Tulis pertanyaan dengan bahasa sehari-hari. Asisten kami tidak memberi opini medis; ia merangkum isi artikel kami dan menunjukkan sumbernya.

Cara jawaban disusun

  1. Dicari dari artikel kami. Hanya artikel berstatus lolos review medis yang dipakai.
  2. Diringkas, bukan dikarang. AI dilarang menambah informasi di luar artikel tersebut.
  3. Sumber selalu ditampilkan. Setiap poin bisa Anda cek di artikel aslinya.

Pertanyaan dikirim ke penyedia AI hanya setelah Anda menyetujuinya, dan tidak disimpan dalam bentuk yang bisa dibaca.

Belajar bertahap, mulai dari topik Anda

Pilih satu topik. Kami susun artikelnya berurutan, dari pengenalan sampai hidup sehari-hari dengan kondisi tersebut. Progres disimpan di perangkat Anda sendiri.

    Tahu kapan harus ke dokter

    Setiap istilah di panduan gejala diberi satu dari empat level perawatan. Warnanya sama di seluruh situs, jadi Anda bisa langsung menangkap seberapa mendesak sebuah keluhan.

    1. Perawatan mandiri Keluhan ringan yang biasanya membaik dengan istirahat dan perawatan di rumah. Pantau perkembangannya.
    2. Konsultasi Buat janji dengan dokter atau puskesmas dalam beberapa hari, terutama bila keluhan menetap atau berulang.
    3. Segera periksa Periksakan diri hari ini juga. Jangan menunggu sampai keluhan memberat.
    4. Darurat Ke IGD sekarang atau hubungi 119. Jangan menyetir sendiri.

    Baru diperbarui

    Semua artikel

    Artikel pertama sedang dalam review medis.

    Kalkulator yang menunjukkan rumusnya

    Setiap hasil disertai rumus, batas angka yang dipakai, dan jurnal atau pedoman sumbernya. Perhitungan berjalan di browser Anda; angka yang Anda masukkan tidak dikirim ke server.

    Kalkulator indeks massa tubuh (IMT)

    Membandingkan berat badan dengan tinggi badan untuk orang dewasa (18 tahun ke atas).

    Metode & sumber

    Rumus: IMT = berat badan (kg) ÷ [tinggi badan (m)]²

    IMT adalah perkiraan kasar status berat badan. Orang Asia cenderung memiliki risiko penyakit metabolik pada IMT yang lebih rendah dibanding populasi Eropa, sehingga WHO kawasan Asia-Pasifik dan Kemenkes memakai ambang yang lebih rendah.

    Ambang yang dipakai:

    • ASIA: < 18,5 · 18,5–22,9 · 23,0–24,9 · 25,0–29,9 · ≥ 30,0
    • KEMENKES: < 17,0 · 17,0–18,4 · 18,5–25,0 · 25,1–27,0 · > 27,0
    • WHO: < 18,5 · 18,5–24,9 · 25,0–29,9 · 30,0–34,9 · 35,0–39,9 · ≥ 40,0

    Sumber:

    1. The Asia-Pacific perspective: redefining obesity and its treatment. WHO Regional Office for the Western Pacific, IASO, IOTF, 2000.
    2. Obesity and overweight — fact sheet. World Health Organization.
    3. Pedoman praktis memantau status gizi orang dewasa (klasifikasi IMT yang dipakai Kemenkes RI). Departemen Kesehatan RI, 1994.

    Keterbatasan:

    • Tidak berlaku untuk anak dan remaja di bawah 18 tahun (gunakan grafik IMT menurut umur), ibu hamil, atau atlet dengan massa otot besar.
    • IMT tidak membedakan lemak dan otot, dan tidak menunjukkan sebaran lemak. Lengkapi dengan lingkar pinggang.
    • Hasil ini bukan diagnosis. Bawa hasilnya saat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

    Versi metode 1.0, diperiksa 29 Oktober 2026. Perhitungan berjalan di browser Anda; angka yang Anda masukkan tidak dikirim ke server.

    Setiap artikel melewati tiga tahap sebelum Anda baca

    1. Ditulis dari sumber primer

    Editor menulis dari pedoman klinis, jurnal, dan regulator seperti Kemenkes dan BPOM. Semua sumber dicantumkan di akhir artikel.

    2. Direview tenaga medis

    Dokter atau apoteker memeriksa akurasi. Artikel tidak bisa terbit sebelum reviewer menyetujuinya.

    3. Ditinjau ulang berkala

    Setiap artikel punya tanggal review berikutnya. Bila pedoman berubah, artikel diperbarui dan direview lagi.

    Baca kebijakan editorial lengkap